Alasan Orang Tidak Bayar Hutang

Dalam hidup ini satu pekerjaan yang mudah diucapkan tapi tak mudah dilaksanakan adalah membayar hutang.Coba saja lihat ke sekeliling Anda,banyak kita temui orang orang yang berbuat begitu.Bahkan ada yang berkali kali melakukannya.Perbuatan buruk yang harus dihindari.
Secara umum penyebab seseorang tak kunjung melunasi hutangnya disebabkan 2 hal.Pertama,karena tidak mampu.Kedua,karena tidak mau alias pura pura tidak mampu.Masing masing alasan dapat tergambar dari kondisi dan karakter si peminjam yang bersangkutan.
Untuk alasan pertama yaitu tidak mampu karena memang si peminjam tidak punya uang yang cukup untuk membayar hutang tepat waktu sesuai perjanjian.Banyak hal yang membuat mereka tidak mampu ,misal karena mereka dapat musibah,atau kondisi perekonomian mereka lagi tidak bagus,kehilangan pekerjaan karena di PHK ,atau kehilangan sumber penghasilan,atau bisa juga karena seseorang terlilit hutang yang cukup besar yang menyebabkan mereka gali lubang tutup lubang,bikin hutang baru guna menutup hutang lama.
Pada kasus pertama ini kemungkinan hutang dilunasi cukup besar.Si peminjam masih ada itikad baik dan rasa tanggung jawab terhadap utang utangnya.Biasanya mereka berinisiatif minta ma'af dan memberi tahu manakala terjadi keterlambatan pelunasan utang,dan berusaha sesegera mungkin melunasi bila sudah ada duitnya.Si pemberi hutang hanya perlu memberi sedikit kelonggaran dan bersabar sampai hutang hutang itu dilunasi.
Alasan kedua seseorang tidak bayar hutang karena tidak mau atau pura pura tidak mampu.Si peminjam tidak segera melunasi hutangnya meski sudah punya yang cukup,mereka suka diam saja dan tak ada niat sama sekali bayar hutang.Bahkan ketika ditagihpun mereka suka berkelit dan melakukan berbagai cara menghindari membayar hutang.
Keengganan seseorang membayar hutang disebabkan beberapa hal diantaranya karena kurangnya kesadaran dan rasa tanggung jawab pada diri mereka sehingga membayar hutang bukan merupakan prioritas utama dalam hidup mereka.Mereka seolah tak punya beban dan tak malu dianggap pengemplang hutang.
Kemungkinan lainnya juga karena seseorang itu dari awal memang berniat tidak melunasi hutang.Mereka sebenarnya bermaksud memiliki dan meminta harta orang lain.Tapi karena kemungkinan sulit terpenuhi,mereka memakai cara lain dengan pura pura meminjam uang.
Untuk tipe orang yang tak mau melunasi hutang ini kita dituntut ekstra sabar karena sikap mereka sering memancing emosi.Ketika didiamkan saja,mereka juga diam.Ketika ditagih mereka suka menunda nunda dan bikim janji palsu sampai yang punya uang bosan menagihnya.Tak jarang juga mereka bersikap galak dan memutuskan silaturrahmi.Atau ada juga yang suka bilang ,"alah utang segitu aja ditagij,uangmu kan masih banyak yang lain".Pokoknya benat benar ruwet mereka ini.
Dalam kasus berhadapan dengan pengutang tipe yang kedua ini kemungkinan uang kita akan kembali sangat kecil,bahkan tak jarang berujung kita terpaksa mengikhlaskannya saja.
Memahami kondisi dan karakter peminjam uang perlu kita lakukakan sebagai pedoman apa langkah selanjutnya yang bakal kita tempuh menghadapi orang orang yang tak kunjung melunasi hutangnya.
Yogyakarta,
15 September 2020/27 Muharram 1442 H
Komentar
Posting Komentar