Hidup Ibarat Sebidang Tanah di Belakang Rumah
Foto bunga-bunga dalam pot yang disusun rapi pada sebuah rak bambu.
(dokumentasi pribadi )
Dua buah rumah berdiri bersisian.Masing-masing punya lahan sempit di belakangnya.Rumah yang satu membangun taman kecil di lahan sempit itu.Sementara rumah yang satunya lagi menjadikan lahan sempit itu sebagai tempat sampah.
Pada rumah yang membangun taman kecil kita akan mendapatkan suasana yang asri dan menyenangkan.Kita disuguhi pemandangan indah bunga aneka rupa,warna dan bentuknya.Baik yang ditanam langsung di tanah atau ditanam di dalam pot.
Siapa yang tak tertarik menyaksikan kembang beraneka rupa dengan warna warninya.Ada warna merah,kuning,putih,ungu dan sebagainya yang terpancar dari bunga-bunga itu sebagai sebuah pemandangan yang mempesona dan menyejukkan mata.
Apalagi pada pagi hari saat bunga-bunga itu masih terlihat segar.Rasanya ingin berlama-lama berada di sana.
Selain itu kehadiran bunga-bunga akan mengundang hewan-hewan kecil seperti kupu-kupu,capung,dan lebah.Mereka akan bersenag hati menari dan melompat kesana kemari dari bunga yang satu ke bunga lainnya.Menambah keasyikan pemandangan di taman kecil itu.
Lain halnya dengan rumah yang menjadikan lahan kosong di belakang rumahnya sebagai tempat pembuangan sampah.Entah dengan menggali lubang atau membiarkan sampah teronggok di atas lahan itu.Maka yang kita dapati adalah suasana yang tak mengenakkan.
Sampah-sampah itu tentu saja akan menimbulkan bau tak sedap,terutama sampah organik saat mulai membusuk.
Kita disuguhi pemandangan yang sangat tak menarik berupa tumpukan sampah yang teronggok atau bertebaran di sekitar tempat itu.
Belum lagi kehadiran hewan-hewan menjijikkan seperti lalat,kecoak,ulat,belatung dan sebagainya yang bikin kita tak betah berada disitu.
Ancaman dan bahayapun mengintai kita.Kehadiran hewan-hewan menjijikkan itu membawa bibit penyakit yang bisa merugikan kesehatan kita.Pokoknya suasananya betul-betul bikin hati tak nyaman.
Begitu pulalah akan halnya kehidupan ini.Kehidupan ini dapat diibaratkan sebidang lahan kosong yang dihadiahkan Tuhan bagi setiap kita.Yang bisa kita manfaatkan untuk apa saja sesuai keinginan kita.
Kita bisa memanfaatkannya untuk hal-hal yang bagus dan bermanfaat.Dengan terus menanam kebaikan dan kemaslahatan.
Dan seperti pada tanah yang dijadikan taman bunga.Maka setiap kebaikan itu akan mengundang kebaikan lain.Kebaikan itu akan berkumpul bersama dengan kebaikan pula.Dan kebaikan akan membuat semua orang merasa senang.
Beda halnya ketika kita memanfaatkannya untuk sesuatu yang tidak bagus seperti halnya membuat tempat pembuangan sampah.Maka kita akan berada dalam lingkungan yang buruk dan tak disukai banyak orang.
Masalah dan kehancuran akan terus mengintai kita.Begitu juga dengan orang-orang,mereka akan menjauhi kita karena tak mau menerima akibat dari kejelekan yang kita perbuat.Intinya keburukan itu hanyalah akan menghasilkan kerugian,baik bagi diri sendiri maupun orang lain.
Karena itu pandai-pandailah memanfaatkan sebidang lahan kosong yang dihadiahkan Tuhan ini.Yakni kehidupan yang kita jalani ini.
Jangan ciptakan tempat sampah yang mana banyak orang membencinya.Tapi bangunlah taman bunga yang mana semua orang menyukainya.(EL)
Yogyakarta,14 Agustus 2021

Komentar
Posting Komentar