Gula Merah dan Rasa Manisnya,Sebuah Pembelajaran Dalam Hidup

Foto koleksi pribadi

Namanya gula merah tapi warnanya coklat tua,atau sebagian ada juga yang coklat muda.Beberapa orang juga menyebutnya gula jawa.

Sekilas gula merah terlihat kurang menarik.Warnanya yang gelap dan kusam,bentuknya yang bulat besar seperti tabung atau tempurung serta permukaannya yang tidak rata dan seperti ada bopengnya membuat jarang orang yang meliriknya.Belum lagi kemasannya yang hanya berupa daun pisang kering.Tak ada hal-hal mencolok yang membuat orang tergoda memandangnya.

Meskipun begitu bukan berarti gula merah tak ada yang menyukainya.Aroma wangi dan rasa manis yang khas yang ada padanya menjadi daya pikat tersendiri dari gula merah.

Gula merah biasa digunakan untuk membuat kue,memasak,membuat kolak,campuran minuman seperti kopi dan cendol dan lain-lain.

Ya,dalam beberapa kesempatan gula merah malah lebih disukai daripada saudaranya gula pasir karena aroma dan rasa manis yang dimilikinya.

Dalam hidup juga begitu.Sering kita merasa menjadi orang yang kurang beruntung dan paling malang.Karena kita merasa punya banyak kekurangan dibandingkan orang lain.

Kita merasa rendah diri.Merasa tidak kaya,tidak pintar,kurang rupawan,berasal kalangan dengan status sosial rendah,kurang pintar bersosialisasi dan sederet kekurangan lainnya yang sering membuat kita menarik diri dan merasa tak berhak tampil ke depan.

Pilihan yang seperti ini tentu bukan pilihan yang baik.Hanya akan membuat kita makin tak percaya diri dan merugikan diri kita sendiri.

Kita bisa belajar dari kisah gula merah.Meski penampilan luarnya kurang menarik.Gula merah punya sesuatu dari dalam yang membuat banyak orang menyukainya yakni aroma wangi dan rasa manisnya.

Dan seperti gula merah,kita juga punya aroma wangi dan rasa manis yang juga perlu kita keluarkan untuk dinikmati banyak orang.

Rasa manis itu bisa beraneka wujudnya seperti:

1.Berbagi ilmu pengetahuan

2.Pertolongan tulus ikhlas baik berupa materi,tenaga,buah pikiran dan sebagainya.

3.Tutur kata yang sopan dan sikap menghargai orang lain

4.Akhlak dan budi pekerti yang luhur 

dan banyak lagi tentunya.

Intinya sesuatu yang menyenangkan hati banyak orang seperti halnya sifat dari rasa manis itu sendiri yang disukai semua orang.

Di sini dapat kita simpulkan bahwa masing-masing kita wajib memiliki rasa manis.Silakan gali dan ciptakan sendiri rasa manis seperti apa yang akan kita bagikan dengan banyak orang.Yang akan membuat kita disukai banyak orang.

Dan yang perlu diingat bahwa rasa manis itu haruslah rasa manis yang tak dibuat-buat atau dimanipulasi.Rasa manis yang tak akan berubah menjadi pahit.

Jadi jangan sampai terjadi rasa manis yang kita sebarkan itu hanya sebatas kepura-puraan.Sekedar tebar pesona,janji-janji muluk yang sering tak ditepati atau kata-kata manis dan sikap pura-pura baik tapi sebenarnya tidak ikhlas dalam melakukannya.Hal-hal seperti ini malah hanya akan membuat kita jatuh ke lembah kehinaan.

Dan pada akhirnya kita bisa belajar dari nasib gula merah yang terangkat pamornya berkat rasa manisnya yang asli dan murni.Kedudukan diri kita juga otomatis akan naik lebih tinggi ketika dapat berbagi rasa manis dan kebahagiaan  secara ikhlas dengan banyak orang.

Yogyakarta,21/06/2021



 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SETELAH MENGIKHLASKAN UTANG YANG TAK DILUNASI,APALAGI YANG PERLU DILAKUKAN ?

Lionel Messi,Copa America dan Arti Kesuksesan

Antara Perasaan Tenang dan Kisah Tiga Orang Pedagang Celana Eceran